Salah satu kehidupan orang Kristen yang lain dari pada yang lain Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Apa pentingnya DOA SYAFAAT DAN STRATEGI PEPERANGAN ROHANI ? ini adalah salah satu PR buat murid-murid-Nya.
Doa:
-dapat menghancurkan pekerjaan setan
-mencari yang terhilang, memenangkan jiwa bagi Kristus.
Berdoa adalah usaha manusia membangun dirinya dihadapan Tuhan, banyak aturan ditawarkan oleh teolog,ujung2nya ke Amsal 16:25, anak2Nya harus bisa DOA BERSAMA ROH KUDUS!, Bagaiman caranya?
Praise & Worship
" Konser Doa / Praise & Worship adalah gabungan pujian dan penyembahan dalam roh jiwa dan terus mengalir menurut tuntunan Roh Kudus sampai masuk Ruang Maha Kudus dan yang sampai menghasilkan doa doa yang profetik dan doa doa yang menjamah hati Tuhan "
Umat Kristen harus BERIBADAH / berkebaktian seperti cara yang ditulis dalam Alkitab yaitu seperti gereja mula-mula, acuannya sytem Tabernakel dalam Perjanjian Lama, dengan memperhatikan ucapan Tuhan Yesus Kristus : tiga hari bait Allah akan runtuh berarti sejak peristiwa kematian & kebangkitNya , manusia berubah persepsinya tentang alamat Tuhan, dulu Tuhan di kemah suci, di bait Allah Salomo, ( NON Kristen : dilangit, ) sejak 2000 tahun yang lalu alamat Tuhan ada dalam tubuh orang percaya, karena itu manusia percaya bisa komunikasi langsung dengan Allah melalui jalan pikiran, kalau roh / jiwa ( hati nurani ) sudah bersih dan bebas dari belenggu iblis dengan bimbingan Roh Kudus, dalam arti manusia percaya harus mengalami TRANSFORMASI secara sempurna.
Bagaimana caranya menurut pikiran Allah dalam Alkitab? -----Apa itu kehendak Tuhan? Mengapa baptisan sangat penting dalam proses TRANSFORMASI? Apa kendala2 / hal2 yang bisa menghambat proses TRANSFORMASI? ini sangat penting untuk mengantarkan saudara2 kita yang ingin jadi orang Kristen, sebab apa ? sebab untuk jadi orang Kristen itu perlu mengalami proses SUPRA NATURAL, ( II Kor 5:7 ) lain dengan orang beragama non Kristen lainnya, hafal ayat2 kitab sucinya, pakai jubah putih, jubah hitam, mulut komat kamit waktu berdoa, tetapi tidak ketemu pikiran Allah malah bisa ngomong2 sama setan, maaf ini nyata, bukan menghakimi , saya pernah mengalami sendiri.
DIMENSI PEPERANGAN ROHANI
Tingkat Dasar:
Mengusir setan dan menyembuhkan yang sakit, serta menguatkan orang lemah;
Tingkat Okultisme:
Melakukan peperangan terhadap sesuatu yang menghalangi pekerjaan Tuhan, seperti dukun, new age, orang yang membacakan mantera ( penenung) dan pemujaan setan;
Tingkat Stategi:
Mengikat dan mengusir roh jahat / setan yang menguasai suatu daerah tertentu, termasuk di internet, ( Mat 11:12 ) dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
STRATEGI PEPERANGAN ROHANI :
A. Pikiran dan hati Kita harus berjuang melawan iblis :
Pada waktu kita masih hidup dan masih terikat dengan kutuk hukum Taurat, (belum mengalami TRANSFORMASI total) maka manusia jasmani dan manusia rohani kita terus berperang dalam pikiran dan hati kita , seperti yang ditulis dalam Rm7:14-25 yaitu coflict batin, kalau iblisnya menang ? orang itu meninggalkan Kristus, kembali keagama semula, atau mungkin bisa saja bunuh diri karean str4ess berat.
Tuhan menyuruh umatNya membunuh 7 suku menjelang mereka masuk Tanah Kanaan (Kis 13:13) ini artinya adalah : semua dosa yang ada dalam diri manusia, harus kita perangi, kita lawan, perbuatan2 iblis (I Yoh 3:8) macam apa ? I Kor 8:7-12 : menyembah berhala, I Tim 4:2 keras hati, Tit:1-15 kenajisan Ibr 10:22 jahat.
Solusi melawannya: sadarlah (I Pet 5:8) lawanlah dengan iman yang teguh (I Pet 5:9) tunduk kepada Allah (Ef 1:13-14) buang kuk perhambaan (Gal 5:1) bangkitkan semangat bertempur, jangan padamkan Roh (Yos 18:3)
B. Jangan Jadi Medium (Okultisme)
Paranormal, dukun, pesihir dll. Adalah manusia2 yang menjalin hubungan erat dengan kelompok iblis, mereka minta kaya dan power dari iblis, mereka akhir hayatnya tidak ada yang mati dengan sempurna, pasti mati secara tragis ditangan iblis.sebab mereka terikat dengan iblis, kalau mereka ingkar janji dengan iblis, iblis nagih janji, dia bisa gila atau mati bunuh diri
Manusia yang memilih dirinya dimasuki setan seperti jadi dukun, peramal, ahli sihir dsb.matinya pasti tragis.
Solusinya : cari hamba Tuhan, minta dan lakukan doa pelepasan!
Sasaran Utama peperangan rohani :
Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Surga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya
(Mat 11:12)
Siapa golongan ini? menurut Alkitab adalah kelompok Gereja Super dan golongan anti Kristus (pemahamannya di Kitab Wahyu) .
Kita tidak boleh sendirian, harus militan, terorganisir, harus punya disiplin tinggi layaknya militer dimedan pertempuran.
Langkah Pertama :
survey / menyelidiki medan perang, pelajari adat istiadat, suatu budaya suku2 bangsa dan lain2
Langkah Kedua :
Buat Peta Rohani.
Bilangan 13 : 17 20, "Maka Musa menyuruh mereka untuk mengintai tanah Kanaan, katanya kepada mereka: "Pergilah dari sini ketanah Negep dan naiklah ke pegunungan. Dan amat amatilah bagaimana keadaan negeri itu, apakah bangsa yang mendiaminya kuat atau lemah, apakah mereka sedikit atau banyak : dan bagaimana negeri yang didiaminya : apakah baik atau buruk, bagaimana kota yang didiaminya, apakah mereka diam ditempat yang terbuka atau ditempat tempat yang berkubu, dan bagaimana tanah itu, apakah gemuk atau kurus, apakah disana ada pohon pohon atau tidak. Tabahkanlah hatimu dan bawalah sadikit dari hasil negeri itu. Waktu itu ialah musim hulu hasil anggur."
Teks ini menjelaskan apa yang dilakukan Musa sebelum umat Israel masuk untuk menguasai tanah kanaan. Ia menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki keadaan tanah Kanaan dari jarak yang dekat. Berapa banyak orang yang tinggal di tanah itu? Apakah penduduknya kuat atau lemah apa keunikan kota masing masing? yang ditanam sayur sayuran atau pohon pohonan macam apa? bagaimana bentuk Geografi tanah Kanaan..?
Tindakan iblis semakin hari semakin bertambah licik dan berubah terus. Inilah realita pada akhir zaman ini, Menembak/ menghancurkan kuasa / karya iblis perlu senjata yang ampuh, dan harus jelas sasarannya.
Daerah
Musa mengintai tanah Kanaan untuk menyelidiki keadaan tanah perjanjian itu. Anak anak Allah yang penuh Roh Kudus otomatis memberitakan injil keseluruh dunia, dan daerahnya sangat luas, meliputi daerah seluruh dunia yang belum terjangkau oleh Injil Kristus, Dia berjanji mendampingi terus sampai akhir jaman (Mat 28:19-20) Saat ini daerah jendela 10-40 yang perlu jadi sasaran doa syafat kita.
Di dunia maya : INTERNET
Kita perlu tahu situs / website mana yang anti Kristus? kalau di yahoo groups group mana yang menyesatkan umatNya? Dan siapa yang tergolong "teolog Ampiang " buat daftar dan doakan dalam team doa syafaat.
Pada abad ke 21 banyak orang yang berkumpul di kota kota, ahli masa depan (futurolog) berkata bahwa 80 % seluruh penduduk kota di dunia ini akan tinggal di kota. Kota kota dibangun oleh Allah supaya dikota secara efektif banyak orang menerima Tuhan dan membangun kultur Allah. Tetapi kebanyakan kota menjadi kota yang menjatuhkan orang orang sehingga menjadi kota percabulan, kota yang menghancurkan dan kota yang dikuasi oleh Iblis. Akan tetapi kita diberi tugas untuk memulihkan kota diseluruh dunia ini dan menjadikan kota kota Allah yang memuliakan Allah sama seperti Yerusalem yang disebut kota Allah. Jadi kita mendoakan kota kota dengan cara berdoa syafaat. Kalau kita mendoakan sebuah kota melalui peta rohani bagi kota itu maka kita akan mengalami kemenangan yang sempurna.
Setiap kota, pulau punya ciri2 khas kuasa kegelapannya, kita harus tahu itu.
Bangsa
Didalam sejarah dunia kita sudah banyak melihat bangsa komunis tertutup dari berkat Allah. Bangsa yang tertinggal sebagai bangsa yang komunis murni adalah Korea Utara yang mengalami kelaparan dan kemiskinan dan kelaparan secara luar biasa, mengapa Rusia diruntuhkan walaupun Rusia memiliki sumber daya alam yang berlimpah limpah dan jumlah penduduk yang banyak? karena bangsa itu tidak mengakui realitas keberadaan Allah
Tanpa berkat Allah manusia tidak dapat menggunakan sumber daya alam dengan baik. Walaupun tersedia banyak, tetapi manusia menggunakan untuk kehancuran diri sendiri, sebaliknya ketika sebuah bangsa diberkati, bangsa itu dapat menikmati kelimpahan dan kekayaan walaupun ia memiliki sedikit sumber daya alam dan sedikit jumlah penduduknya. Dengan demikian kita perlu mendoakan sebuah bangsa supaya ia mempunyai hubungan yang baik dengan Tuhan. Kita juga perlu mendoakan supaya perbuatan kuasa gelap yang menghalangi hubungan baik dengan Allah dihancurkan. Di tahun2 mendatang bangsa Indonesia akan menuai Halliloyah, itu pasti.
Benua
Peperangan rohani bukanlah peperangan sendiri. Tetapi peperangan bagi umat Allah untuk memuliakan dan menyenangkan Allah. Sehingga mereka tidak terhalangi dalam menikmati berkat Allah melalui orang orang yang penuh suka cita dan damai sejahtera dan memuliakan nama Allah. Supaya hal itu terjadi, kita memerluka strategi doa dan peta rohani bagi daerah bangsa dan benua.
Kita melihat pemindahan pusat ekonomi dunia dari Eropa ke Inggris, kemudian ke Amerika Serikat. Mengapa hal itu terjadi? karena hal itu terkait dengan berkat Allah yang pindah bersama dengan kepindahannya umat Allah. Eropa diberkati oleh Allah karena kehadiran orang orang yang percaya kepada Tuhan. Begitu juga Amerika diberkati karena orang percaya pindah dari Inggris ke Amerika Serikat. Pada zaman sekarang banyak gereja yang besar dibangun dibenua Asia sehingga berkat Allah dicurahkan ke benua Asia. Ahli ahli ekonomi juga berkata bahwa zaman ini adalah zaman ekonomi benua Asia.
Seluruh Dunia
Doa Syafaat melalui peta rohani menolong kita mengerti pekerjaan Allah yang terjadi diseluruh dunia, sehingga kita dapat mendoakan seluruh dunia dengan jelas. Perhatian Allah mengubahkan seluruh bangsa dan dunia, juga menyertai orang yang percaya yang melayani Allah dengan baik.
Dimanapun kita berada, di daerah, bangsa atau benua, harus diberkati oleh Karena pendoa syafaat. Supaya berkat Allah dicurahkan kita harus menyelidiki apa yang menghalangi para penduduk untuk percaya dan melayani Tuhan. Ketika lebih banyak orang berdoa bersama sama maka tembok kuasa gelap diruntuhkan sehingga kota kota dan bangsa bangsa serta benua benua akan diberkati dan diubahkan, kita harus percaya bahwa berkat dan kasih karunia serta pekerjaan Allah dicurahkan oleh karena para pendoa yang mendoakan daerahnya.
Langkah Ketiga :
Serang terus menerus tidak boleh berhenti! Sepanjang hari 24 jam, sepanjang tahun sampai Tuhan Yesus datang kembali!
Ketika pendoa syafaat mendoakan sebuah daerah secara rinci, mereka pasti menemukan suatu daerah yang tidak benar dihadapan Allah.(seperti daerah pelacuran, daerah dimana banyak paranormalnya, daerah macam2 kejahatan ) Kita perlu bertanya kepada Tuhan didalam doa untuk mengerti bagaimana roh jahat menguasai daerah itu dan bagaimana kuasa roh jahat dihancurkan secara tragis. Tuhan akan memberitahukan cara yang tepat bagaimana kita mendoakan keluarga kita, masyarakat dan gereja di dalam peperangan rohani. Kita tidak dapat menghancurkan kuasa roh jahat dengan suatu doa yang meminta berkat saja. Didalam peperangan rohani, selain mengancurkan kuasa roh jahat, kita perlu berdoa secara rinci supaya kerajaan sorga dinyatakan dikota atau masyarakat. Untuk doa ini kita perlu mengetahui sejarah kota atau daerah itu. Misalnya didalam sejarah didaerah tertentu. Nenek moyangnya bermusuhan satu dengan yang lain atau mempunyai hubungan yang tidak baik. Sesudah masalah daerah diperiksa. Kita perlu tahu apakah ada perjanjian dengan roh jahat didaerah ini. Kita putuskan perjanjian itu dalam nama Yesus. Kita juga mengakui dosa yang dilakukan penduduk di daerah itu dan meminta belas kasihan Tuhan turun diatas daerah itu.
Kita perlu memutuskan segala ikatan atau pengaruh kuasa kegelapan yang mengganggu kehidupan rohani kita dalam nama Tuhan Yesus Kristus . Kita perlu berdoa dengan doa peperangan rohani kalau ada hal hal yang terikat dengan budaya, sosial, pendidikan yang mengganggu orang orang untuk bisa bertobat.
Kita perlu memelihara diri kita sendiri, jangan sampai ada kesempatan Iblis untuk memecahkan hubungan kita dengan Allah. Melalui peta rohani kita menyelesaikan masalah rohani kita sebelum kita diserang sehingga kita menikmati persekutuan dengan Allah secara berlimpah limpah. Apalagi jika kita mendoakan orang lain sebagai pendoa syafaat sehingga kita senantiasa menikmati kehidupan yang berkemenangan didalam Tuhan. Kita dapat melihat mezbah penyembahan berhala dan perdukunan didaerah atau dikota kita. Kebanyakan tempat itu adalah miskin dan kotor sehingga tempat itu digunakan sebagai tempat percabulan. Tempat untuk minum minuman keras dan tempat kemerosotan moralitas. Kebanyakan tempat semacam itu tembok kuasa kegelapan mulai diwujudkan.
Kita tidak mau tempat semacam itu berada didekat lingkungan kita. Karena kuasa kegelapan dapat menipu kita secara licik sehingga hubungan kita yang sempurna dengan Allah dihancurkan yang akhirnya menjauhkan kita dari Allah. Kita harus peka dalam pengetahuan rohani terhadap hal hal yang seperti itu dan berdoa untuk menghancurkan kuasa kegelapan.
Sumber: Bible-Forums
Selengkapnya...
DOA SYAFAAT - PEPERANGAN ROHANI
Petrus Suhardi, S.Pd, Kamis, 26 Februari 2009PETUNJUK UNTUK PELAYAN PUJIAN PENYEMBAHAN
Petrus Suhardi, S.Pd,Praise and Worship Manual Instructions
Shalom Imam Lewi, Petunjuk atau Instruksi ini sungguh baik bagi anda yang terlibat dalam musik Pujian dan Penyembahan di Gereja Bethany Atlanta, baik sebagai acuan maupun untuk mengulang kembali apa yang harus dilakukan sebagai seorang Imam Lewi. Pergunakan handbook kecil ini untuk bertumbuh baik secara individu maupun dalam menjangkau jiwa untuk Tuhan Yesus.
Isi:
WORSHIP LEADER, SINGER DAN PEMUSIK
A. MENGAPA SEORANG SONG LEADER HARUS SEORANG WORSHIP LEADER
Seorang Song Leader bukan hanya sekedar seorang Pemimpin nyanyi-nyanyian dalam sebuah Kebaktian atau Ibadah, tetapi lebih dari itu seorang Pemimpin Nyanyi-nyanyian harus seorang PENYEMBAH dan PEMUJI / WORSHIP LEADER (WL).
Seorang Worship Leader bukan hanya seorang Pemimpin nyanyian yang trampil dan memiliki suara yang bagus, tetapi harus menjadi PENYEMBAH – PENYEMBAH yang dipanggil dan diurapi oleh Allah untuk melayani dalam rumah Tuhan / Gereja.
Mereka yang terpanggil atau terlibat dalam Pelayanan Gereja bukanlah mereka yang bermain musik atau bernyanyi , tetapi mereka yang telah MENYERAHKAN DIRI untuk pelayanan Musik – Nyanyian untuk Tuhan (Mzm. 57 : 8 – 10; Mzm. 108 : 2 – 4).
Top
B. TATA TERTIB WORSHIP LEADER & SINGER
Setiap WORSHIP LEADER DAN SINGER bertanggung jawab kepada Tuhan dan GerejaNya untuk melakukan tugas pelayanan yang Tuhan anugrahkan padanya.
Setiap WORSHIP LEADER & SINGER wajib mempersiapkan diri dengan baik untuk melayani Tuhan, diantaranya dengan cara :
1. Persiapan Diri
a) Pelayan Tuhan wajib mempersiapkan keberadaannya untuk melayani di hadirat Tuhan yang kudus.
b) Membangun kehidupan rohani yang berakar, bertumbuh dan berbuah secara berkesinambungan.
2. Persiapan Teknis
a) Wajibmempersiapkan daftar lagu/pujian yang akan dinyanyikan, sebelum tugas pelayanannya.
b) Wajib mengikuti latihan sesuai dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan.
c) Wajibhadir sebelum Ibadah dimulai.
Bagi Setiap WORSHIP LEADER DAN SINGER yang dengan sengaja melanggar ketentuan-ketentuan diatas, berarti pelayan tersebut telah meremehkan HAK yang sudah diberikan oleh Tuhan dan mempermainkan tugas yang sudah menjadi tanggung jawabnya baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap Tuhan dan Gereja.
Top
C. KRITERIA SEORANG WORSHIP LEADER
1. Kriteria Rohani
a. Lahir baru dan ada buah pertobatan.
b. Memiliki karakter Kristus.
c. Penuh Roh Kudus.
d. Seorang Penyembah Allah.
e. Suka Berdoa.
f. Dipenuhi Firman Allah.
g. Menguduskan perkataan, bersih dalam ucapan/nyanyian.
2. Kriteria Teknis
a. Memiliki talenta vokal yang cukup baik.
b. Mengerti dasar-dasar musik.
c. Mampu memimpin.
d. Mampu berkomunikasi dengan baik.
e. Memiliki dan mengembangkan perbendaharaan lagu pujian.
Top
D. PERSIAPAN SEORANG WORSHIP LEADER
1. Persiapan Rohani
a. Setia dalam waktu doa.
b. Membaca Firman Tuhan.
c. Penyembahan pribadi.
d. Selalu menjaga kekudusan.
e. Doa dan puasa secara khusus.
f. Pemurnian motivasi, merendahkan diri.
2. Persiapan Teknis
1. Worship Leader harus mengetahui thema setiap nyanyian Pujian atau Penyembahan yang disusunnya.
2. Pemilihan lagu, apakah kita menguasai lagu tersebut? dan apakah jemaat mengenal lagu tersebut?
3. Menjaga kualitas vocal, latihan pernafasan.
4. Persiapan team, latihan bersama team musik & Singer.
5. Berapa waktu yang tersedia, termasuk kesaksian atau kata sambutan persembahan, pengumuman.
6. Tingkat pengenalan atau penguasan Lagu.
7. Kondisi atau keadaan Jemaat yang akan kita layani.
- Kita mengenal dengan baik.
- Cari informasi tentang usia mayoritas Jemaat.
- Bagaimana karakter jemaat di tempat atau daerah tersebut.
- Berapa jumlah jemaat yang ada.
3. Bagaimana Fasilitas Tempat Dan Waktu
1. Fasilitas penunjang (Sound system, musik, AC, dll).
2. Kondisi tempat (besar / kecil).
3. Waktu (pagi / siang / sore / malam).
Top
E. HAL–HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT MENJADI WORSHIP LEADER
1. Bangun Komunikasi Yang Erat Dengan Jemaat Pada Kesempatan Pertama :
1. Penuh kasih bukan dibuat-buat.
2. Kata-kata pembuka yang mengakrabkan dan menguatkan.
3. Pandangan mata dan senyuman.
2. Hindari Kata-Kata Yang Melemahkan Dan Menghakimi Jemaat :
a. Memotivasi dan membangun jemaat dengan kata-kata yang positif, seperti :
- “Saya percaya Allah hadir di sini dan siap memberkati Saudara…”
- “Ada kuasa dalam hadirat Allah ……”
- “Saudara yang datang dengan masalah pasti akan pulang dengan kelepasan ……”
b. Jangan menghakimi keterlambatan jemaat.
c. Jangan menghakimi cara jemaat memuji, jangan paksakan jemaat untuk sama seperti kita.
d. Gunakan kata-kata iman : “ Saya percaya ………”
3. Persiapkan Penampilan Yang Baik :
a. Pakaian rapi dan sopan.
b. Rambut rapi.
c. Wajah segar, cerah dan bersih.
4. Hindari pertentangan dengan pemusik atau singers yang menimbulkan ketidak-sejahteraan suasana ibadah :
a. Beri aba-aba atau komando yang jelas dan disertai dengan senyum.
b. Kalau terjadi kesalahan, jalan terus (untuk membangun kepercayaan diri seluruh team).
c. Ingat! kita sedang menyembah dan memuji Allah, dan sedang membangun komunikasi yang akrab dengan Allah.
5. Hindari pengulangan lagu terlalu banyak, yang dapat menjenuhkan.
6. Fleksibel dalam memimpin dan peka terhadap kehendak Roh Kudus untuk suatu perubahan - perubahan sikap dan berbagai gaya dalam memimpin sehingga membawa suasana yang hidup, meriah, indah dan penuh kuasa Roh Kudus.
7. Hindari banyak bicara, komentar disaat lagu sedang dinyanyikan, sebaiknya gunakan kata-kata, komentar-komentar yang tepat pada saat jeda lagu.
8. Hindari kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik :
1. Terlalu sering menutup mata.
2. Kebiasan gerakan tangan yang kurang baik.
3. Membelakangi jemaat.
4. Refleks mata berkedip-kedip.
9. Jangan biarkan suasana vakum untuk beberapa waktu.
10. Seringlah mengkoreksi penampilan saudara.
1. Gaya di panggung, cara berdiri, gerakan tangan.
2. Cara memegang microphone.
3. Pengucapan istilah dan komentar
11. Perhatikan nada dasar lagu yang PAS, tidak ketinggian, juga tidak kerendahan (perhatikan nada dasar Asli dari Pencipta Lagunya).
12. Perhatikan “Intro” dan “Ending” setiap lagu, sehingga tepat dengan iramanya, juga pada saat “Interlude” jika ada.
13. Pengulangan lagu yang wajar sesuaikan dengan situasi Jemaat.
14. Kuasai Aba-aba (Hand Signals).
1. Nada dasar.
2. Pengulangan.
3. Overtone.
4. Perlambat / Percepat tempo.
5. Perkeras / perhalus suara.
6. Pengulangan coda.
7. Acapela.
8. Drums Only.
9. Piano / keyboards only.
F. PERSIAPAN SEORANG SINGER
(1 Taw. 25 : 1 – 31)
Seorang Singer dalam ibadah haruslah seorang penyembah Allah (worshippers), sehingga persiapan seorang singer tidak hanya pada saat menjelang ibadah saja melainkan setiap saat membangun kehidupan penyembahannya.
Singer harus penuh Roh Kudus, agar ada URAPAN dalam pelayanannya, ia senantiasa mengandalkan Roh Kudus dan mempersiapkan dirinya untuk semakin peka dalam tuntunan dan pekerjaan Roh Kudus.
Singer haruslah seorang yang suka berdoa :
1. Mempersiapkan diri dalam doa khusus bagi seluruh team yang ditunjangnya bagi umat yang dilayani.
2. Berlatih khusus. memiliki kemauan kuat untuk meningkatkan “Skill”-nya.
Top
G. FUNGSI SINGER’S DALAM TEAM
1. Memberi tenaga vokal (vocal power) pada setiap pujian yang dinaikkan.
2. Memberi harmoni dan keindahan pada setiap pujian yang dinaikkan.
3. Memberi inspirasi bagi jemaat dalam memuji Tuhan. Inspirasi dapat berupa :
1. Ekspresi atau mimic muka, mata
2. Mengangkat tangan atau bertepuk tangan.
3. Gerakan atau tarian tertentu.
4. Menopang pemimpin pujian dan pemusik melalui doa.
Top
H. PEMUSIK
Dalam pelayanan musik, peran pemusik adalah mambawa suasana pemyembahan ke atmosfir yang penuh hadirat Allah dan membantu jemaat untuk mengangkat suara mereka dalam menyanyikan lagu.
Sebagai seorang pemusik, anda tidak dapat menghindari suatu kondisi di mana jemaat tidak memandang/melihat anda; dengan kata lain, anda pasti menjadi panutan/sorotan/contoh bagi jemaat. Menjadi seorang pemusik gereja merupakan panggilan yang luarbiasa. Jangan memandang rendah panggilan tersebut. Menjadi contoh berarti menjadi saksi hidup bagi orang lain. Carilah Tuhan tiap hari dalam saat teduhmu dan “BERDOA SEBELUM MEMAINKAN ALAT MUSIK”
Sebagai seorang pemusik, anda mungkin belajar sendiri atau pernah dilatih tetapi jangan memainkan alat musik melewati batas saat ibadah karena anda berada dalam satu tim musik. Jka ada suatu teknik atau permainan yang anda ingin tonjolkan maka gunakan pada saat berlatih sehingga permainan tersebut sempurna saat dibawa ke ibadah.
Juga sebagai seorang pemusik, anda pasti tidak pernah puas untuk mengetahui tentang musik. Tetaplah kejar suatu pelajaran yang baru. Tetap berlatih dan belajar.
Top
I. TATA TERTIB WORSHIP PEMUSIK
Setiap PEMUSIK bertanggung jawab kepada Tuhan dan GerejaNya untuk melakukan tugas pelayanan yang Tuhan anugerahkan padanya.
Setiap WORSHIP LEADER & SINGER wajib mempersiapkan diri dengan baik untuk melayani Tuhan, diantaranya dengan cara
1. Persiapan Diri
a) Pelayan Tuhan wajib mempersiapkan keberadaannya untuk melayani di hadirat Tuhan yang kudus.
b) Membangun kehidupan rohani yang berakar, bertumbuh dan berbuah secara berkesinambungan.
2. Persiapan Teknis
c) Wajib mengikuti latihan sesuai dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan.
d) Wajibhadir sebelum Ibadah dimulai.
Top
LAMPIRAN: Tanya Jawab & Artikel
I. TANYA JAWAB UNTUK PEMUSIK
1. Gimana cara menjangkau jiwa melalui musik?
· Pakailah bahasa dan rythm yang relevan dan 'membumi'.
· Terjemahkan visi, misi dan nilai-nilai dari gereja lewat lagu/musik.
· Membuat event-event yang dapat menjadi wadah untuk para musisi/penyanyi/pencipta lagu/dan lain-lain.
· Menyalurkan aspirasi dan talenta mereka (misal: konser, lomba cipta lagu, festival, dan sebagainya)
2. Karakter apa yang harus dimiliki?
· Kerendahan hati.
· Sikap ("attitude") yang baik.
· Hati yang mudah diajar dan menerima masukan.
· Jangan pernah puas dengan mediocrity (biasa-biasa), karena excellence itu sebenarnya dapat dicapai.
3. Yang menjadi penghambat:
· Tidak bergabungnya dalam kejemaatan lokal, sehingga visi kurang tajam dan kurang/tidak diperlengkapi.
· Motivasi yang tidak murni atau pun agenda pribadi.
· Terlalu dipimpin oleh emosi/perasaan, karena rata-rata pemain musik adalah pribadi yang berhubungan dekat dengan perasaannya (soul).
3. Apa yang harus di-perbaiki dari pemusik gereja supaya musik Kristen kelihatan menarik?
· Jadilah relevan.
· Perluas jenis musik yang dipakai.
· Pakai kreativitas dengan 'berpikir di luar kotak'.
· Terus perbaharui perbendaharaan musik.
Top
II. ARTIKEL UNTUK PEMUSIK: URAPAN (Source: internet)
Dalam ceramah-ceramah musik yang saya ikuti dan adakan, kedua hal ini selalu menjadi pertanyaan dan sorotan. Mana yang lebih utama, skill atau urapan? Apakah skill harus 80%, urapan 20% saja cukup? Atau sebaliknya?
Dalam pelayanan musik yang saya geluti, ada orang yang mengatakan ? yang penting urapannyalah, skill tidak terlalu penting? ada pula yang berpendapat terbalik ? buat apa urapan kalo skillnya tidak memadai atau mainnya tidak becus.?
Mari kita lihat lagi ke ke Perjanjian Lama, Allah memilih orang-orang dari suku Lewi yang telah dikuduskan dan diurapi untuk melayani-Nya. Allah memilih orang-orang Lewi yang mempunyai keahlian dalam bidangnya. Artinya apa? Melalui Musa dan Harun, Allah memilih orang yang diurapi untuk menjadi imam (dalam hal ini orang Lewi) dan orang-orang yang ahli dalam bidangnya.
Mari kita lihat sejenak apa yang Alkitab katakan tentang hal ini: Tentang urapan pada orang Lewi: I Tawarikh 25 25:7 Jumlah mereka bersama-sama saudara-saudara mereka yang telah dilatih bernyanyi untuk TUHAN -- mereka sekalian adalah ahli seni -- ada dua ratus delapan puluh delapan orang.
Jadi menurut saya, kedua ungkapan di atas adalah salah, yang benar adalah antara skill dan urapan harus seimbang, atau ijinkan saya mengatakan, kalo Anda mau memberikan yang terbaik, maka Skill Anda harus 100%, urapan dalam pelayanan harus 100%. Ini semua dalam pengertian, skill dan urapan harus seimbang, tidak bisa kita hanya mengandalkan skill tanpa urapan, atau kita hanya menerima urapan tanpa mempunyai skill yang baik.
Mungkin hal ini yang masih sering kita temui dalam pelayanan musik, adanya ketidak seimbangan antara keduanya. Jika Anda mau memberi yang terbaik buat Allah kita, maka berdoa, kuduskan diri kita, bina hubungan yang intim dengan Allah, maka urapan Allah akan melimpah dalam pelayanan Anda. Kemudian latihlah skill Anda, sehingga Anda bisa bermain sebaik mungkin untuk kemuliaan nama-Nya (+++by Semmy)
Top
III. ARTIKEL UNTUK WORSHIP LEADER/SINGER/PEMUSIK: PELAYAN JUGA PERLU MAKAN (Source: internet)
Lukas 10:42
… Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
Seiring dengan terbukanya wawasan dan pemahan saya tentang apa itu pelayanan, makin lama saya makin sadar bahwa kita yang melayani harus juga dilayani atau mungkin bahasa yang tepat ‘di kenyangkan’ oleh makanan rohani.
Karena itulah Tuhan Yesus katakan kepada Marta bahwa Maria telah memilih bagian yang terbaik. Kalau kita telusuri lebih dalam lagi dalam teks yang ada, bahwa Maria memilih untuk duduk di kaki Tuhan dan mendengarkan suara-Nya berkata-kata, sedangkan Martha sibuk melayani dan mempersiapkan makanan.
Sebagai pelayan Tuhan di gereja, sering dengan sadar atau tidak sadar kita mengabaikan hal ini. Contoh sederhana yang dapat kita lihat, setelah pujian dan penyembahan pendeta naik ke mimbar untuk berkotbah, tetapi para musisi pun mencari acara sendiri di luar, bergurau, ngomong-ngomong sendiri dan bahkan yang parahnya ada yang sambil merokok.
Pada awal saya melayani saya pun sempat seperti itu, ketika kotbah disampaikan, kita keluar dari gereja dan mulai buat acara sendiri, ngobrol-ngobrol dengan pelayan lainnya (meski tidak sambil merokok). Tetapi saya dinasehati oleh orang tua saya, supaya pada waktu kotbah disampaikan, kita sebagai pelayan pun harus duduk mendengarkan firman Tuhan seperti jemaat lain. Kita pun perlu diisi oleh firman Tuhan.
Beberapa hamba Tuhan kadang mewajibkan para musisi tetap di tempatnya. Pengalaman saya ketika main musik dan yang berkotbah Pdt. Ronny Daud Simeon, beliau minta kita tetap di tempat. Saya yakin alasan paling utama adalah agar kita dengar firman Tuhan dan yang kedua jika mendadak beliau mau nyanyi, kita siap.
Sebagai seorang pelayan di gereja, apapun bentuk pelayanan kita, ketika waktunya kotbah dan firman disampaikan, kita mesti duduk dan memperhatikan firman Tuhan. Sadar atau tidak sadar, Iblis berusaha untuk selalu menggoda kita dengan berbagai macam cara, tidak ada cara lain untuk melawan godaan Iblis yang begitu luar biasa sekarang, hanya dengan firman itu. Iman kita bertumbuh karena firman (Roma 10:17), bukan hanya karena sekedar melayani Tuhan di gereja, tetapi karena kita memakan firman itu. Itulah juga alasan mengapa hal ini diungkapkan dalam kisah pencobaan di padang gurun”
Matius 4:3-4 3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti." 4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Kalau kita punya sikap yang tidak menghargai firman, terbiasa tidak mendengar kotbah, mari kita berubah dan meneladani Maria. Dan dengan telinga iman kita mendengar hal yang sama seperti yang Tuhan Yesus katakan kepada Marta, “ Semmy telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” Melayani Tuhan itu penting, tetapi yang terpenting adalah mendengar Ia berkata-kata.
1 Petrus 2:2
Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
Firman Tuhan menghindarkan kita dari berbuat dosa yang ujungnya adalah maut-neraka, firman Tuhan mengarahkan kita pada keselamatan kekal di dalam Tuhan Yesus.
Sekali lagi, jangan lupa ... pelayan juga perlu makan ... yaitu firman Tuhan. (+++ by. Semmy)
Top
IV. ARTIKEL UNTUK WORSHIP LEADER/SINGER/PEMUSIK: KETIKA ANDA JADI JEMAAT (Source: internet)
Dalam berbagai kesempatan pelayanan di beberapa denominasi gereja, terkadang saya harus menjadi seorang musisi yang cuek. Cuek disini bukan berkonotasi negatif, tetapi cuek akan suasana ibadah and just worship God!
Pernakah Anda sebagai seorang musisi atau singers atau WL hadir dalam ibadah di gereja lain dan Anda merasa bahwa suasana ibadah, khususnya pujian penyembahan betul-betul merusak konsentrasi Anda. Mungkin Anda pernah, dan buat saya hal ini sering saya alami. Hal ini biasanya timbul akibat model permainan dari musisi yang amburadul dan semaunya saja.
Memang mau tidak mau kita harus sadar bahwa tidak semua gereja memiliki personil dan peralatan yang bagus. Ketika menghadiri sebuah kebaktian, terkadang saya melihat peralatan yang sangat terbatas dan yang lebih 'parahnya', kemampuan si pemusik yang terbatas sehingga permainannya cenderung show off & kacau. Karena kita terbiasa mendengar musik yang bagus, akhirnya kita jadi 'senewen' mendengarnya. Jadinya sepanjang puji-pujian, kita tidak dapat berkonsentrasi untuk mengikuti ibadah, tetapi mengomel karena permainan musik yang buruk.
Apakah hal ini salah? Buat saya ini normal, apalagi jika kita sudah terbiasa mendengarkan permainan musik yang ok dari sebuah worship team, tetapi akan menjadi bumerang buat kita jikalau hal menyebabkan kita kehilangan konstrasi untuk menyembah Allah.
Jadi bagaimana? Saya berpendapat, bahwa kedua pihak harus membenahi diri, si musisi yang permainnya buruk harus meningkatkan kemampuannya, sehingga bisa menghasilkan permainan yang lebih teratur dan manis untuk di dengar. Dengan mempertajam skill maka niscaya permainannya tidak merusak suasana dan konsentrasi para jemaat yang beribadah, apalagi kalau ada jemaat yang mempunyai kuping yang peka. Di sisi lain, anggota jemaat atau siapa saja yang hadir dalam kebaktian tersebut hendaknya tetap mengarahkan hatinya untuk memuji dan menyembah Allah, disinilah yang saya maksud dengan Musisi 'Cuek', terkadang kita harus 'cuek'. (+++ by. Semmy)
Top
V. ARTIKEL UNTUK PEMUSIK: TERLALU NGE-FLOW (Source: internet)
Dalam ibadah-ibadah minggu yang saya ikuti, saya melihat ada beberapa gejala yang kelihatannya 'baik', tapi bisa membuat suasana ibadah menjadi kacau. Salah satuya gejala musisi yang terlalu 'ngeflow'
Sebagai keyboardist gereja terkadang saya mengalami gejala ini, karena keasikan worship, sampai-sampai kita sebagai musisi, apalagi sebagai leader, sudah ngeflow sendiri tanpa memperhatikan yang lain, termasuk memperhatikan pemimpin pujian. Sehinngga pada saat WL memberikan aba-aba, kita tidak lagi memperhatikannya. Hal ini bisa lebih parah jika dalam bermain musik, kita worship sambil menutup mata.
Menurut hemat saya, setiap musisi khususnya yang memegang lead instrumen hendaknya selalu 'sadar' dan selalu konsentrasi kepada aba-aba dari pemimpin pujian. Tidak ada salahnya worship saat memainkan instrumen kita, tapi jangan terlalu asyik sendiri, sehingga kita berjalan sendiri tanpa memperhatikan WL.
Terkadang hal ini dapat menyebabkan suasana ibadah terganggu karena adanya ketidakharmonisan dan ketidaksinkronan antara musisi dan WL. Kita bisa worship sendiri jikalau sedang practice atau bermain sendiri di rumah, so every day worship God, tetapi hari minggu seharusnya kita tetap keep our concentration and our eye to the Worship Leader.
Selengkapnya...
ISTILAH DALAM PUJIAN PENYEMBAHAN
Petrus Suhardi, S.Pd,ISTILAH-ISTILAH DALAM PUJIAN
BARAK (Ibrani)
Kata dasar : Barak-lutut/berkat.
Kata ini dipergunakan untuk:
1. menyanjung, memberi hormat, memberkati.
2. memuji, merayakan, memuja.
3. mengakui Allah sebagai sumber berkat.
4. mengakui Allah sebagi sumber kuasa.
Bentuk pujian ini menyatakan suatu sikap penghormatan dan keheningan di hadapan Allah. Tidak ada pernyataan dalam kata ini tentang ekspresi vokal ataupun ucapan.
Dasar Alkitab:
Mazmur 103:1-2, Mazmur 103:20-23
SHABACH (Ibrani)
Shabach berasal dari akar kata yang berarti berseru dengan suara keras.
Kata ini dipergunakan untuk:
1. sorak kemenangan
2. memuji, memuliakan, memegahkan
3. berseru tentang kemuliaan, kuasa, kemurahan dan kasih Allah
4. bermegah dalam Tuhan
Tetapkan pujian ini ada dalam roh kita, keluarkan lewat mulut, proklamasikan pujian ini. Dengan demikian pujian ini merupakan pekik kemenangan dan kejayaan Tuhan kita.
Dasar Alkitab :
Mazmur 47:2, Mazmur 63:4, Mazmur 89:16, Mazmur 117:1, Yesaya 12:6
TOWDAH (Ibrani)
Kata Dasar : Toda – Korban syukur yang dinaikkan oleh orang-orang Israel.
Kata ini diturunkan dari Yadah, yang berhubungan dengan penggunaan tangan sebagai ungkapan pengakuan, pemujaan dan pengorbanan.
Kata ini dipergunakan untuk :
1. mengucap syukur
2. menaikkan korban pujian sebagai tindakan iman
3. memberikan pengakuan
Bentuk pujian ini harus dinaikkan dengan sukacita walaupun situasi dan kondisi tidak mengajak untuk bersukacita. Yang penting adalah kita mau melakukannya!
Dasar Alkitab :
Mazmur 42:5, Mazmur 50:23, Mazmur 69:31-32, Mazmur 100:4, Mazmur 107:22, Yesaya 51:3, II Tawarikh 29:31
HALAL (Ibrani)
Kata dasar : Halal – menjadi bersih, menjadi cemerlang, bersinar.
Kata ini dipergunakan untuk:
1. menyanjung, membanggakan
2. merayakan dengan penuh sukacita, semangat yang menyala-nyala
3. memasyurkan, mengagungkan
Bentuk pujian ini harus dipersembahkan dalam suatu sikap kegirangan dan kesukacitaan. Diekspresikan dalam : ucapan (Yeremia 31:7), nyanyian (Mazmur 69:31), tari-tarian (Mazmur 149:3), alat musik. Penekanan bentuk pujian ini adalah pada pembanggaan terhadap suatu obyek.
Dasar Alkitab :
Mazmur 18:4, Mazmur 22:23 , Mazmur 44:9, Mazmur 69:35, Mazmur 102:19, Mazmur 149:3, Mazmur 150, I Tawarikh 25:1,3, II Tawarikh 20:21
Halal dan Yadah erat berkaitan dalam Alkitab seringkali dilakukan bersamaan secara otomatis. Kata Halal ini paling sering digunakan untuk kata puji-pujian dalam Alkitab. Kata tersebut berasal dari bentuk perintah “Haleluya” yang berarti “Pujilah Tuhan dengan kemegahan dan penuh sukacita serta memasyurkan Dia dengan suara nyaring”.
ZAMAR (Ibrani)
Kata Dasar : Zamar – memainkan suatu alat musik, menyentuh dengan jari-jari bagian suatu alat musik, menyanyi dengan diiringi alat musik (khususnya memetik / membunyikan alat musik yang berdawai).
Kata ini dipergunakan untuk :
1. bernyanyi, memuji
2. memainkan alat musik
3. ekspresi yang penuh sukacita dengan musik
4. merayakan dengan nyanyian dan musik
Biasanya Zamar juga diterjemahkan dengan kata Mazmur. Mazmur dalam bahasa Yunani ditulis PSALMOS / PSALLO yang artinya sama dengan Zamar.
Dasar Alkitab :
Mazmur 30:5, Mazmur 33:2-3, Mazmur 47:6-7, Mazmur 57:8-9, Mazmur 68:4-5, Mazmur 98:5, Mazmur 144:9, Mazmur 147:7, Mazmur 149:3
TEHILLAH (Ibrani)
Berasal dari kata dasar Halal – menyanyikan halal.
Artinya pujian pengagungan, pemujaan, nyanyian kemuliaan. Tehillah adalah nama Ibrani untuk kitab Mazmur (Pujian) Mazmur adalah Pujian spontan yang diilhami oleh Roh Kudus, dicatat secara permanen di dalam Alkitab.
Kata ini dipergunakan untuk :
1. menyanjung
2. bernyanyi dengan penuh semangat
3. bermazmur
4. merayakan dengan pujian
Bentuk pujian ini berbeda dengan bentuk pujian yang lain. Dalam bentuk pujian yang lain, kita memerlukan iman, sedangkan untuk bentuk pujian ini Allah telah menanggapi iman kita. Tehillah adalah klimaks pujian kita, dimana kita masuk dalam kemuliaan Allah secara langsung dan tidak ada hal lain yang dapat kita lakukan kecuali rasa takut, gentar, kagum, dan hormat kita dalam menyembah, memuja, meninggikan dan memuliakan Dia Raja di atas segala raja (Wahyu 4:5, Yehezkiel 1, Yesaya 6).
Dasar Alkitab : Mazmur 22:4, Mazmur 33:1, Mazmur 40:3, Mazmur 48:11, Mazmur 66:2, II Tawarikh 20:22.
YADAH (Ibrani)
Asal kata: Yadah – menggunakan tangan.
Kata ini dipergunakan untuk :
1. pengakuan dengan mengangkat tangan
2. menyembah dengan mengangkat tangan
3. bersyukur dengan mengangkat tangan
Penekanan pada bentuk pujian ini adalah pada pengakuan dan pernyataan terhadap suatu fakta (sifat dan pekerjaan Allah). Mengungkapkan suatu tindakan, pujian yang keluar dari dalam hati dengan ekspresi mengangkat tangan kepada Allah.
Dimana kita mengangkat tangan?
Di hadapan orang lain (Mazmur 35:18)
Di dalam rumah Tuhan (Mazmur 122:4)
Di antara bangsa-bangsa (II Samuel 22:50, Mazmur 18:50)
Dasar Alkitab :
Mazmur 9:2, Mazmur 18:50, Mazmur 28:7, Mazmur 42:5, Mazmur 43:4, Mazmur 108:4, Mazmur 111:1, II Tawarikh 20:21
ISTILAH-ISTILAH DALAM PENYEMBAHAN
Dalam Perjanjian Lama :
SHACHAH (Bahasa Ibrani)
Berarti bersujud, tersungkur untuk menghormati, merendahkan diri, berlutut dengan kepala menyentuh tanah.
Dalam Perjanjian Baru :
LATREUO (Bahasa Yunani / Gerika)
Berarti keadaan sebagai kuli atau budak, perhambaan kepada Allah.
PROSKUNEO (Bahasa Yunani / Gerika)
Dasar Alkitab : Yohanes 4:23-24. Berarti mencium tangan, melakukan penghormatan / penyembahan dengan mencium tangan, membungkukkan badan dalam pemujaan. Kata ini biasanya dipakai untuk anjing, menurut arti kata aslinya berarti mencium, seperti anjing yang sedang menjilat tangan tuannya.
Lukas 4:8 “… Engkau harus menyembah (Proskuneo) Tuhan Allah mu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti (Latreuo).”
PUJIAN ADALAH
Cara atau tindakan untuk mengagungkan, membesarkan dan memuliakan Tuhan atas apa yang telah Tuhan perbuat, apa yang sedang Tuhan perbuat dan apa yang akan Tuhan perbuat dalam hidup kita.
Pujian merupakan tindakan kemauan. Pujian harus berfungsi menurut kehendak dan bukan emosi. Kita harus mau dan memutuskan untuk memuji Tuhan sekalipun kita dalam keadaan tidak senang untuk melakukannya.
Pujian tidak tergantung pada perasaan hati, melainkan didasarkan pada kebesaran Tuhan (Mazmur 103).
Ciri utama dari pujian adalah adanya perayaan dan sukacita yang meluap-luap. Diekspresikan dengan menyanyi, memekik, memainkan alat musik, manari-nari dan ekspresi luar yang lain.
FOKUS / ARAH PUJIAN :
1. Sesuatu yang kita tujukan langsung kepada Tuhan (bersifat vertikal) - pujian pengagungan
2. Sesuatu yang kita ungkapka n kepada orang lain tentang Tuhan (bersifat horizontal)
PENYEMBAHAN ADALAH
Ekspresi hati (bukan emosi) dalam wujud kasih dan pemujaan sebagai hasil suatu hubungan, dengan sikap dan pengakuan akan kepribadian dan ke-TuhananNya. Penyembahan bukanlah musik, namun musik dapat dipergunakan untuk mengekspresikan kasih dalam penyembahan. Penyembahan adalah dua orang kekasih yang saling memberi respon, dimana di dalamnya terdapat:
Suatu kesediaan dan ketaatan untuk menanggapi keinginan mempelai pria. Sikap tunduk (bukan agresi / menyerang) yang merupakan kunci dalam penyembahan.
Penyembahan adalah menikmati pribadi Allah sendiri. Roh kita menjamah Roh Tuhan (Yohanes4:23).
Penyembahan itu tidak ternilai harganya dalam kehidupan orang percaya, dan iblispun mengetahui betapa pentingnya penyembahan tersebut. Karena itu ia menawarkan seluruh dunia kepada Yesus, bila Ia mau menyembah kepadaNya (Matius 4:10). Tetapi Yesus mengatakan bahwa penyembahan hanya boleh diberikan kepada Allah. Saat kita menyembah, kita diubahkan menjadi serupa dengan Dia (II Korintus 3:18, I Yohanes 3:2).
Selengkapnya...
PROSES MEMBUAT LAGU ROHANI (2)
Petrus Suhardi, S.Pd, Jumat, 30 Mei 2008a. Pakai label ternama
Biasa kita pakai modal nekad, cari saja nomor teleponnya di yellow pages atau google, atau bisa juga datang ke toko kaset dan tanya apakah ada kontak mereka.
Sesudah telepon, bilang saja, saya punya satu set album, masih mentah, mau minta mereka dengerin. Tanya dikirim ke mana. Nah, pada saat pengiriman, jangan lupa dilampirkan dokumen tentang profil kita, gerejanya jemaat di mana, pelayanan apa saat ini (kalau ada), dan tentu saja: lirik dan chordnya. Habis itu, kita tunggu berita dari mereka. Kalau ok, nanti arransemen dan studio disediakan oleh mereka dan kita tinggal nyanyi. Jujur saja, ini sangat sulit bagi pemusik pemula dan tidak dikenal, tapi tidak ada yang mustahil.
b. Terbitkan sendiri
Ini yang saya lakukan. Pertama cari arranger yang mau menangani. Saya waktu itu nekad saja datang ke studio dekat rumah dan tanya-tanya sama orang yang jaga di situ. Akhirnya saya tahu, kalau saya butuh seorang arranger atau penata musik untuk merampungkan album ini.
Cara memilih arranger:
Tanya harga Puji Tuhan saya diperkenalkan dengan seorang arranger yang baik dan terjangkau harganya. Sebenarnya banyak orang yang bisa menyediakan jasa paket (range harganya sekitar 15-20 juta) untuk mengarransemen 10 lagu termasuk studio dan mixing. Jadi kita tinggal muncul dan nyanyi. Harga arranger sangat bervariasi, mulai dari 500 ribu rupiah, sampai Rp.25 juta rupiah per lagu, tergantung pengalaman dan tingkat popularitas.
Dengarkan hasil karyanya Musik merupakan seni dan ini sifatnya cocok-cocokan. Karena kita yang memiliki modal dan lagu, janganlah sungkan untuk menolak seorang arranger bila tidak sesuai dengan selera kita. Seperti kita ketahui, beberapa arranger rohani terkenal memiliki gaya yang berbeda, mulai dari sangat slow sampai seperti lagu rock. Karena lagu-lagu kita yang buat, kemungkinan besar kitalah yang paling tahu ke arah mana musik yang kita inginkan. Namun memang sebaiknya tidak terlalu kaku, karena seringkali pendapat dari orang lain bisa membuat lagu kita menjadi lebih indah.
Tanyakan apa saja yang didapat Arranger biasanya bekerja dengan menggunakan keyboard, jadi semua suara instrument kebanyakan diproduksi dengan menggunakan keyboard. Namun tentunya perlu ada beberapa instrument live yang akan memperindah lagu, seperti gitar, piano, biola, atau saxophone. Jadi tanyakan kepada mereka apa saja yang kita dapatkan. Ini akan menjadi sangat signifikan karena penambahan satu alat musik live untuk satu lagu biasanya memakan biaya yang tidak sedikit. Jadi semakin banyak yang kita dapatkan semakin baik.
Berapa lama pengerjaannya Ini penting sekali agar lama pengerjaan album sesuai dengan target kita. Terkadang, pengerjaan lagu oleh arranger bisa memakan waktu yang ‘tak terhingga’. “Maklum, musik yang bagus butuh inspirasi, dan inspirasi tidak bisa dikerjar-kejar waktu,” kata mereka. Jadi dari awal beritahukan waktu yang kita harapkan, misalnya 1 atau 2 bulan bisa selesai. Dan jangan lupa, setiap lagu yang jadi agar langsung didengarkan ke kita, jadi kalau ada yang tidak sesuai bisa langsung diganti. Dalam pembuatan album saya, ada 2 lagu yang dirombak total (dibuat baru) karena saya merasa tidak sesuai dengan warna lagu yang saya inginkan. Makin awal kita koreksi (kalau memang perlu dikoreksi), semakin tidak menyakitkan karena biasanya arrarnger belum terlalu memoles lagu tersebut dengan instrumen-instrumen musik.
Berikan contoh lagu Mereka tidak bisa membaca pikiran kita (sebelumnya saya pikir mereka bisa:). Rekam lagu-lagu rohani favorit yang kira-kira warnanya akan cocok dengan album kita dan berikan kepada sang arranger untuk didengarkan. Berikan contoh warna lagu dari lagu sekuler bila memang perlu, seandainya sang arranger tidak biasa membuat lagu rohani. Misalnya: “Saya mau warna intro lagunya seperti Eric Clapton di lagu xyz.”
Apakah dia akan menemani sampai akhir mixing Seorang arranger yang baik hampir pasti menemani kita sampai proses mixing. Mixing ini adalah proses pengaturan suara, misalnya gitarnya diperkeras, suara drumnya diperkecil, suara clarinetnya dinaikkan, dan sebagainya. Intinya ini adalah proses membuat suatu lagu enak didengar telinga orang awam. Dan arranger adalah orang yang paling tahun tentang lagu yang dia buat. Saya saja tidak menyangka kalau salah satu lagu di album saya terdiri dari hampir 30 macam alat musik.
Tanyakan koneksinya (produser atau pemain musik lainnya) Iseng-iseng, coba tanyakan apakah dia kenal dengan pemain-pemain musik lainnya. Ini penting untuk mendapatkan harga ‘miring’ bila kita ingin menambah alat musik live yang ternyata tidak termasuk dalam paket sang arranger. Misalnya, kita ingin ada biola di beberapa lagu yang ada, kita bisa minta saran dari sang arranger siapa yang bisa kita sewa dan berapa tarifnya. Biasanya antar pemusik solidaritasnya cukup tinggi, sehingga bila sang pemain musik kenal dekat dengan sang arranger, maka ia akan dengan senang hati memberikan harga khusus. Dalam hal ini, tentu saja kita sebagai orang yang mengeluarkan modal yang paling diuntungkan.
Apakah orangnya terbuka dan flexible dalam mendengarkan saran dan kritik Selama proses pembuatan album, mungkin ia boleh dikatakan orang yang paling dekat dengan kita. Beberapa arranger bisa jadi sangat keras kepala dan tidak menghargai pendapat kita. Nah, yang seperti ini sebaiknya kita hindari karena bisa-bisa kita tidak puas dengan album yang dihasilkan – kecuali kalau orang ini memang yang ditunjuk Tuhan untuk merampungkan album kita.
Sekarang, seharusnya lagu kita telah dipahat, dipoles dan dipercantik di tangan sang arranger. Langkah selanjutnya adalah memasukkan vokal : rekaman!
Mencari Studio
Hampir pasti, arranger yang kita pakai akan tahu studio mana yang baik dan murah atau sesuai dengan ‘kocek’ kita. Banyak hal yang bisa dijadikan pertimbangan, mulai dari harga, jarak/lokasi, interior, kenyamanan, sampai kepopuleran. Waktu proses pembuatan album saya dulu, saya memilih studio yang jaraknya sangat jauh dari rumah saya. Tempatnya tidak hanya kecil dan seringkali penuh asap rokok, tapi juga kurang nyaman untuk membawa anggota keluarga untuk menemani. Tapi apa daya, harganya adalah yang termurah yang bisa saya dapatkan saat itu. Sebaliknya pada saat mixing, saya memilih tempat yang sangat bagus dan terkenal, di mana banyak artis rohani yang memakai studio tersebut. Meskipun mahal, pertimbangan saya ‘shift’ yang dipakai hanya sedikit dan kualitas sang mixer sudah banyak menangani album-album rohani terkenal.
Perhitungan pemakaian studio disebut ‘shift’, yang biasanya berdurasi 6-8 jam (tergantung studionya). Contohnya shift 1 : jam 12 – 18; shift sore : jam 18 – 24; shift malam : jam 24 – 6. Tapi ini tentu saja berbeda antara satu studio dengan studio lainnya. Yang paling efektif tentu saja antara shift 1 dan 2. Biayanya pun bervariasi mulai dari Rp. 250 ribu sampai Rp. 750 ribu.
Untuk menyanyikan satu album yang terdiri 10 lagu, dibutuhkan 8 – 15 shift. Karena shift tersebut tidak hanya dipakai untuk penarikan vokal saja, melainkan juga untuk editing dan penambahan alat instrument, serta backing vokal.
Kini, kita telah memiliki suatu CD master, yaitu CD hasil olahan terakhir dan siap untuk diedarkan. Beberapa perusahaan distribusi meminta agar CD master ini melalui proses terakhir sebelum dicetak secara massal, yaitu mastering. Intinya untuk membuat CD ini tetap enak didengar telinga meskipun diproduksi secara massal. Namun bila hasil mixing sudah sangat baik, terkadang proses mastering ini tidak diperlukan lagi.
Jangan lupa, perbanyak beberapa keping untuk didengarkan kepada saudara-saudara, gembala, worship leader di gereja dan teman-teman persekutuan. Hitung-hitung ‘pemanasan’. Pokoknya, jangan khawatir atau berpikir terlalu banyak. Selama kita membuat album ini untuk memuliakan nama-Nya, maka Ia yang akan campur tangan dalam segala sesuatunya.
Pada tulisan berikutnya, saya akan berbagi mengenai bagaimana proses pendistribusian, cetak, promosi, dan semua langkah yang kita perlukan setelah album ini siap diedarkan.
Semoga tulisan ini bermanfaat.
Tuhan Yesus memberkati!
©Peter C Kurniali. Chicago, 19 November 2007
Email : physiQal @ gmail.com
Album Doaku
Selengkapnya...
PROSES MEMBUAT ALBUM ROHANI (1)
Petrus Suhardi, S.Pd, Rabu, 14 Mei 2008
“ Biarlah semua yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!”
(Mazmur 150:6)
Setelah membuat lagu-lagu rohani, yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah kita akan menelurkannya menjadi sebuah album atau tidak?
Sebelumnya, tidak pernah saya berpikir untuk memiliki sebuah album rohani. Lagu-lagu yagn saya buat hanyalah untuk koleksi pribadi saja dan membantu ‘mengisi’ hard disk komputer yang masih kosong. Sampai akhirnya Tuhan menaruh sesuatu di hati saya, untuk membuat lagu-lagu tersebut menjadi berkat untuk orang lain. Beberapa saat saya bergumul: mulai dari rasa malu yang timbul sampai masalah biaya. Namun oleh kebesaran-Nya, akhirnya semuanya bisa terwujud dan lagu-lagu tersebut akhirnya bisa menjadi sarana untuk memuliakan Tuhan.
Tulisan ini akan saya bagi menjadi dua bagian, yaitu sebelum dan sesudah albumnya siap. ‘Siap’ di sini berarti jumlah lagu kita sudah cukup, dan seluruh lagu telah di-arransemen dengan sempurna, vocal sudah masuk dan sudah melalui proses mixing (penyempurnaan tata suara akhir di studio). Intinya sudah siap diedarkan.
Bagian 1
Mempersiapkan Sebuah Album
Ini merupakan proses terbesar dari membuat suatu rohani. Lagu-lagu yang telah kita buat selama ini boleh dikatakan masih mentah dan belum bisa dijual. Ibarat sebuah pahatan, ini baru bentuk dasarnya saja – belum ada ukiran atau detailnya sama sekali. Berdasarkan pengalaman dan hikmat dari Tuhan dalam proses pembuatan album saya sebelumnya, maka saya menyimpulkan ada beberapa poin yang kita perlukan dalam mempersiapkan sebuah album.
Tetapkan tekad untuk membuat suatu album
Di dalam komputer saya saat itu kurang lebih ada 5-6 lagu hasil genjreng-genjreng dengan menggunakan gitar. Sampai akhirnya, Tuhan taruh di dalam hati saya untuk membuat lagu-lagu tersebut agar menjadi berkat bagi orang lain. Caranya adalah dengan membuat album rohani!
Minder dan takut. Jujur itu perasaan yang saya alami. Suara pas-pasan, main gitar juga masih pemula, ditambah lagi tidak ada pengalaman musik apa pun juga. Modalnya hanya iman dan percaya. Setelah saya yakin saya akan maju, di dalam hati saya membulatkan tekad kalau album ini harus jadi dan selesai. Langkah pertama yang harus dilakukan tentu saja melengkapi lagu-lagunya agar bisa menjadi sebuah album. Saya memutuskan untuk membuatnya menjadi sepuluh buah lagu.
Singkat cerita, dalam 2 minggu jadilah kesepuluh lagu tersebut. Tepat 10 lagu, tidak lebih tidak kurang. Karena saya tahu kalau jumlah itulah yang saya butuhkan. Saya berusaha fokus dalam memperbaiki kesepuluh lagu tersebut. Minta saran sana-sini. Seperti yang kita tahu, salah satu kendala pencipta pemula yang menciptakan sendiri semua lagu dalam satu album adalah akan adanya kemiripan satu sama lain. Beberapa orang menyarankan kalau perlu kita membeli satu atau dua lagu dari pencipta yang sudah terkenal atau memasukkan lagu orang lain yang sudah terkenal (tentu saja setelah meminta ijin dan/atau membayar royalti bila memang diperlukan).
Cari tahu di nada mana kita paling nyaman bernyanyi Setelah semua lagu telah selesai, cara nada dasar yang ternyaman untuk kita bernyanyi. Ini gampang-gampang susah. Terutama kalau kita baru awal-awal mencipta lagu, biasanya kita tidak memikirkan nada yang terbaik untuk suara kita, melainkan nada yang terbaik untuk telinga kita. Maksudnya begini, beberapa lagu seperti lagu opera misalnya, akan terdengar unik, karena ia memiliki nada mulai dari yang terendah sampai yang tertinggi. Namun kita 'kan bukan penyanyi opera, jadi mungkin akan agak sulit untuk bernyanyi di lagu yang memiliki range nada terlalu luas. Nah, sebelum kita melangkah lebih jauh dalam proses pembuatan album, coba mulai serius menyanyikannya, apakah suara kita cukup enak didengar, dan nanti kalau disuruh maju untuk kesaksian, apakah suara kita bisa mantap? Mengapa ini cukup penting, karena kalau lagu sudah di arransemen, maka hampir mustahil untuk mengubahnya, karena ini sama saja dengan mengarransemen satu lagu baru yang berbeda. Jadi bila ternyata dalam proses menyanyikan lagu ini ada nada-nada yang tidak bisa terjangkau dengan suara kita, inilah saat yang tepat untuk memodifikasi lagu kita.
).... BERSAMBUNG ....
Selengkapnya...
SINGERS - SING WITH ENTERTAINMENT (3)
Petrus Suhardi, S.Pd, Senin, 05 Mei 2008Sebagai penyanyi , tentu kamu akan protes kalalu melihat penyanyi yang bernyanyi tanpa ada ekspresi. Nah itulah pentingnya kita sebagi entertainer harus belajar menguasai "medan perang".
Penyanyhi harus membaca situasi panggung dan situasi penikmat suara kamu. Jangan sampai, ketika kita telah melihat penonton sudah bête, kita tetap saja bernyanyi tanpa dosa. Entertainer sejati selalu b isa menghibur epnikmat kita, bukan hanya dari suara dan lagu, tapi juga dari hati kita yang telah sehati dengan mereka.
Kita harus bisa mengubah situasi dalam ibadah kita !!!
Selengkapnya...
SINGERS - SING WITH YOUR BREATH (2)
Petrus Suhardi, S.Pd,Bernyanyi tanpa nafas, tak akan mungkin terjadi. Mengatur nafas juga memiliki trick. Ada beberapa cara pernafasan, yaitu :
1. Pernafasan dada.
2. Pernafasan diafragma.
3. Pernasafan perut.
Dari ketiga cara pernafasan itu, banyak orang berpendapat bahwa pernafasan Diafragma-lah yang paling bermanfaat. Cara ini dapat menyimpan banyak udara yang kita ambil. Caranya memang gampang-gampang susah.
Disitu, cara kita belajar adalah sebagai berikut :
a. BODY LANGUAGE.
Sikap mtubuh sepertinya bukan salah satu hal pentingh. Tapi jangan salah, sikap tubuh kita harus tegap, rileks, fleksibel, karena sangat berpengaruh terhadap performa dan dinamika vocal kita.
Tarik nafas melalui hidung dengan berdiri tegap rileks, dan jangan menaikkan bahu pada saat mengambil nafas, tetapi rasakan pada saat mengambil nafas udara yang masuk melalui hidung menembus kedalam dada dan otomatis akan membuat dada kita membusung ke depan. Coba letakkan tangan pada perut kiri dan kanan, rasakan juga perut yang terasa membesar. Setelah itu buang perlahan nafas melalui mulut sampai kita merasa sudah tidak ada lagi udara di dalam.
b. MULUT.
Usahakan mulut terbuka lebar, agar udara dalam berjalan dengan baik dan berguna agar setiap kata yang kita keluiarkan dapat jelas terdengar dan tidak salah pengertiannya, Dada berguna dalam pengambilan nada-nada rendah, hdung untuk nada-nada tinggi. Tenggorokan untuk suara jernih. Jangan menumpuk suara di tenggorokan, karena akan mengakibatkan kita kelelahan. Dan terakhir adalah kepala (Head Voice) bila hendak mengambil nada-nada amat tinggi. Latihlah dengan menyebutkan dasar beralphabet A I U E O.
Bisa juga melatih dengan lidah yang dilipat ke bawah mengenai gigi bawah, dan dilipat ke atas mengenai langit-langit mulut. Hal ini sangat bermanfaat untuk membuat rileks lidah dan memperlebar rongga udara.
c. SUPPORT.
Hal ini menjadi salah satu yang tepenting, karena kita harus bernyanyidengan support dari hati dan dari luiar. Mengapa ? agar bisa mendapat ‘gregetnya’, dengan pitch control yang stabil.
Semua hal diatas harus dibarengi olahraga tentunya, untuk mendapatkan nafas yang sehat. Jauhi Narkoba, rokok, begadang, minuman dingin, dan makanan berminyak.
Selengkapnya...

